Seringkali “kemerosotan” dalam properti sebenarnya tidak lebih dari nilai yang “datar” atau “tidak bergerak”. Nilai dari pasar tidak akan hancur karena mereka akan selalu naik dan naik.

Jika dalam pengembangan bisnis properti, Anda memerlukan pihak lain untuk bermitra, pertama-tama yang harus dikerjakan terlebih dahulu adalah memperbaiki kinerja perusahaan Anda.

Jika Anda tidak memiliki cukup uang, pinjamlah. Jangan biarkan kesempatan memiliki properti yang Anda idamkan itu terlewatkan.

Properti merupakan bisnis yang membutuhkan waktu seumur hidup, tetapi memberikan hasil yang sangat baik atas setiap menit yang anda habiskan.

Untuk terjun pada bisnis properti itu tidak asal bonek (bondo nekat). Anda nesti menyiapkan dulu lahan yang ingin dikembangkan, kalkulasikan pengeluaran yang matang, dan memiliki keberanian dalam mengambil keputusan.

Jangan pernah menjual properti yang Anda miliki, kecuali jika properti itu terlalu kecil untuk diatur dengan efisien.

Tidak akan pernah ada saat yang buruk untuk membeli properti selama Anda memiliki strategi yang tepat.

Tidak peduli apakah itu kesepakatan properti atau venture lainnya, kuncinya adalah menemukan sesuatu yang Anda nikmati. Kemudian, melakukannya lebih baik daripada yang lain karena kesuksesan datang lebih mudah bagi orang yang mengikuti hasrat mereka.

Properti merupakan sarana investasi yang paling mudah, paling dapat diandalkan, dan paling konsisten, sehingga dengan sedikit kecerdasan finansial saja Anda akan memperoleh keuntungan.

Harga properti cenderung naik secara perlahan-lahan dan konsisten.

Anda tidak perlu mempunyai uang tunai sebanyak harga beli untuk membeli sebuah properti.

Anda bisa meningkatkan nilai sebuah properti secara besar-besaran tanpa mengeluarkan banyak uang.

Anda bisa membeli properti dengan nilai jauh lebih tinggi daripada yang Anda bayar.