Aset adalah ukuran kesejahteraan yang sebenarnya karena, bila perlu, apa yang Anda miliki pada akhirnya bisa dicairkan menjadi uang tunai.

Orang kaya meluangkan waktu dan tenaga untuk belajar tentang investasi dan berinvestasi. Mereka bangga dengan diri mereka karena telah menjadi investor yang hebat atau setidaknya menyewa investor yang hebat untuk berinvestasi bagi mereka. Orang miskin ber

Energi akan mengalir ke arah yang kita perhatikan, dan hasilnya akan terlihat.

Orang yang sejahtera tidak lebih cerdas daripada orang miskin. Mereka hanya memiliki kebiasaan terkait uang yang berbeda dan lebih mendukung.

Perbedaan terbesar dan satu-satunya antara kesuksesan finansial dan kegagalan finansial adalah tentang seberapa baik Anda mengelola uang Anda.

Untuk menguasai uang, Anda harus mengelola uang.

Banyak orang tidak suka mengelola uang mereka karena pertama, mereka mengatakan bahwa hal tersebut membatasi kebebasan mereka. Kedua, mereka mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup uang untuk dikelola.

Bukannya mengatakan, ketika saya memiliki banyak uang, saya akan mulai mengelolanya, realitasnya adalah ketika saya mulai mengelolanya, saya memiliki banyak uang.

Hingga Anda bisa menunjukkan bahwa Anda bisa menangani apa yang Anda miliki, Anda tidak akan mendapat lebih banyak.

Anda harus mendapatkan kebiasaan dan keterampilan untuk mengelola uang dalam jumlah kecil sebelum Anda bisa memiliki banyak uang.

Entah Anda mengendalikan uang Anda, atau hal itu akan mengendalikan Anda.

Tak diragukan lagi bahwa bekerja keras itu penting, tetapi bekerja keras saja tidak akan pernah membuat Anda menjadi kaya.